Berita Internasional

Gabbiadini: Saya Rindu Italia, Tapi…

Southampton, sundul bola – Manolo Gabbiadini mengakui dirinya merindukan Italia, namun dirinya menikmati permainan bersama rekan setimnya yang luar biasa di Southampton, juga Piala Dunia menjadi targetnya.

Gabbiadini gabung Southampton dari Napoli pada bulan Januari dan mengantongi enam gol dalam empat laganya bersama The Saints, termasuk dua gol dalam final League Cup ke gawang Manchester United, meskipun penyerang itu tidak mencetak gol sejak akhir Februari.

Inggris? Ya, rekan setim saya luar biasa dan di sini tenang. Fans Southampton membuat kalian hidup dengan tenang,” ujarnya kepada media.

“Apa yang saya rindukan? Rumah saya. Memang jauh, namun tepat juga bahwa jarak itu tidak terasa dengan berjalannya waktu.

“Sepakbola Inggris? Ini sama seperti yang saya perkirakan. Ada kejelasan. Bagi mereka, sepakbola adalah sesuatu yang dinikmati, seperti yang mereka katakan.

“Bagi seorang penyerang, ada lebih banyak kesempatan. Mungkin itu lebih sulit bagi para pemain bertahan.

“Apakah itu mengubah cara saya berlatih dan bermain sebagai seorang asal Italia? Itu bergantung pada pelatih, tapi yang jelas kalian lebih berpikir tentang intensitas ketimbang taktik.

“Conte? Dia benar-benar melakukan yang luar biasa dengan sentuhan yang benar-benar jelas terlihat. Dia lakukan hal yang mengagumkan, dianugerahi dengan titel juara.

“Final League Cup? Saya menyesal takluk dalam final usai memberikan segalanya, dengan beberapa kejadian yang kurang mengenakkan seperti mengenai tiang gawang dan gol yang tidak dianulir dengan tidak adil.

“Hal yang sama, sungguh menyenangkan untuk tampil di Wembley, di depan 90.000 fans. Kata-kata Mourinho membuat saya bahagia.

“Piala Dunia bersama Italia? Saya cukup beruntung untuk bisa mengikuti Piala Eropa U-21 dan sekarang saya punya target untuk bisa tampil di Rusia bersama tim nasional.

“Saya harus yakinkan Ventura, yang selalu berada ada di dalam pikiran saya, bahkan ketika saya bermain sedikit di Napoli. Dia menelpon saya dan saya selalu membayar kepercayaan yang sudah ia berikan.

“Gelar trebel Juve? Ya, mereka memang sangat terorganisir dan mereka adalah sang juara. Mereka kalah dari Roma, yang bermain dengan baik saat berada di depan para pendukungnya dan mereka masih menempati peringkat kedua.

Bianconeri masih punya dua laga tersisa untuk menangkan Scudetto.”

Bagaimana komentar Sundulers mengenai berita bola ini?

Previous articleGasperini Tepis Rumor Tentang Pekerjaan Di Juventus

%d blogger menyukai ini: