Berita Liga Italia

Giannini Kecam Roma yang ‘Memalukan’

Roma, sundul bola – Giuseppe Giannini mengecap mantan klubnya ‘memalukan’ usai takluk dalam laga Derby Della Capitale.

Giallorossi harus kalah 3-1 dari rival sekota mereka Lazio, satu hasil yang membawa mereka pada ketidakmungkinan untuk merebut Scudetto dari Juventus untuk keenam kalinya secara beruntun.

mobile3
mobile3

“Fans Roma yang sesungguhnya merasa panic dan marah atas apa yang kami saksikan kemarin,” ujar legenda itu yang habiskan 15 musim bersama Roma.

“Itu merupakan satu performa yang memalukan, yang tidak layak disaksikan oleh para pendukungnya. Sungguh sedih saya melihat perjalanan mereka musim ini, sungguh memalukan untuk menonton pemain-pemain yang ada di atas lapangan.

“Ketika saya masih bermain, ada banyak protes terjadi, saya berdebat di jalan bersama Romanisti dan Laziale, tetapi saya tidak akan melakukan hal itu lagi.

“Melihat orang-orang bertanya-tanya tentang apa yang terjadi dilapangan, bahkan tanpa rasa suka sedikitpun, tanpa merasa bangga atas seragam yang mereka kenakan; yang tampil hanya dalam 10 menit pertama dalam Derby…sebagai seorang fans, mantan pemain untuk tim ini, itu menyakitkan.

“Para pemain harus memikirkan tentang jalannya pertandingan, bukan masa depan dari pelatih atau hal yang lainnya. Kami adalah Roma! Kami adalah Roma! Cukup.

“Kalian tidak bisa jauh dari klub, Franco Baldini tidak bisa menjalankan klub dari London, memutuskan siapa yang masuk dan keluar.

“Kemarin saya saksikan Monchi yang terlihat kagum, selama 10 menit dia berdiri dan melihat ke arah Curva Sud, warna dari klub dan dan juga para fans.

“Itu adalah jiwa kepemimpinan dan kepemilikan yang tidak dimiliki dalam jiwa Roma, mereka tidak tahu bagaimana caranya menebus kesalahan yang mereka perbuat.

“Kenapa Bruno Conti, satu-satunya Romanista yang berada di jajaran dewan klub malah dipinggirkan seperti ini?”

Giannini juga ditanya tentang Spalletti, dan ia tidak memiliki niat untuk membahas sang pelatih.

“Fenomenal tidak lagi eksis. Karena pernyataannya, pemikirannya, keragu-raguannya; dia kehilangan arah dan membahayakan timnya sendiri.

“Mungkin Antonio Conte adalah seseorang yang fenomenal, karena dia menang dimana-mana. Spalletti memang pelatih yang baik, tapi tidak lebih dari itu.”

Bagaimana komentar Sundulers mengenai berita bola ini?

Previous articleSheringham: Saya Yakin Ibra Tidak Akan Pensiun

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: